Media Relation

Effion Goes To School Hadir di SMK Telkom Jakarta, Dorong Siswa Jadi Content Creator Positif

0
Effion Goes To School Hadir di SMK Telkom Jakarta
Effion Goes To School Hadir di SMK Telkom Jakarta

Jakarta, 13 Februari 2026 – Di tengah derasnya arus konten digital yang setiap hari dikonsumsi generasi muda, Effion Creator School resmi meluncurkan program Effion Goes To School melalui kunjungan perdananya ke SMK Telkom Jakarta pada Jumat, 13 Februari 2026 (13/2) yang berlokasi di Jl. Daan Mogot KM.11 RT.01/RW.04, RT.1/RW.4, Kedaung Kali Angke, Kecamatan Cengkareng, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11710.

Effion Goes To School Hadir di SMK Telkom Jakarta

Effion Goes To School Hadir di SMK Telkom Jakarta

Program ini dirancang sebagai inisiatif edukatif untuk membantu sekolah membekali siswa dengan keterampilan content creator yang terstruktur, beretika, dan relevan dengan kebutuhan era digital.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 40 siswa terpilih yang menunjukkan antusiasme tinggi sejak sesi pembukaan hingga praktik produksi berlangsung. Tidak hanya menerima materi, para peserta terlibat aktif dalam diskusi dua arah, berbagi pengalaman, hingga mempraktikkan langsung proses pembuatan konten secara sistematis.

Peluncuran Effion Goes To School menjadi langkah awal Effion Creator School dalam memperluas kontribusi terhadap pengembangan talenta digital muda di Indonesia, sekaligus mendukung misi pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam mencetak generasi yang adaptif dan produktif di ruang digital.

Workshop Content Creator Untuk Sekolah

Workshop Content Creator Untuk Sekolah

Mengapa Effion Goes To School Relevan di Era Ledakan Konten Digital?

Perkembangan media sosial menjadikan konten sebagai konsumsi utama generasi muda. Platform digital kini tidak hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga ruang belajar, berekspresi, dan membangun identitas diri.

Namun, di balik peluang tersebut, terdapat tantangan serius. Konten negatif, tidak edukatif, dan minim nilai masih mudah diakses dan berpotensi memengaruhi pola pikir serta perilaku siswa.

Melihat kondisi tersebut, Effion Goes To School hadir bukan sebagai bentuk pembatasan, tetapi sebagai pembekalan.

Alih-alih hanya menjadi konsumen pasif, siswa perlu diarahkan untuk menjadi content creator yang mampu memproduksi konten positif, inspiratif, dan membanggakan sekolah serta lingkungannya.

“Generasi muda hari ini hidup di dunia digital. Pertanyaannya bukan lagi apakah mereka akan terlibat di dalamnya, tetapi bagaimana mereka bisa terlibat dengan cara yang benar dan berdampak,” ujar perwakilan Effion Creator School dalam sesi pembukaan.

Effion School Visit To SMK Telkom Jakarta

Effion School Visit To SMK Telkom Jakarta

Pendekatan Effion Goes To School di SMK Telkom Jakarta

Berbeda dari seminar konvensional yang berfokus pada teori, Effion Goes To School di SMK Telkom Jakarta mengusung pendekatan aplikatif dan interaktif yang langsung menyentuh praktik.

Membangun Mindset dan Etika Content Creator

Materi diawali dengan pembahasan mindset dan etika sebagai content creator. Siswa diajak memahami bahwa menjadi kreator bukan sekadar mengejar viralitas atau popularitas, tetapi juga membangun tanggung jawab atas setiap pesan yang dipublikasikan.

Etika digital, kesadaran terhadap dampak sosial, serta konsistensi nilai menjadi fondasi utama yang ditekankan dalam sesi ini.

Tahapan Produksi

Peserta mempelajari proses produksi konten secara terstruktur, mulai dari:

  • Pre-production (riset ide dan penyusunan konsep)

  • Production (teknik dasar pengambilan gambar dan storytelling)

  • Post-production (editing dan penyempurnaan pesan)

Melalui pendekatan ini, siswa memahami bahwa membuat konten bukan sekadar menekan tombol rekam dan mengunggah video, melainkan sebuah proses kreatif yang memiliki struktur dan strategi.

Praktik Langsung

Sebagai bagian dari praktik langsung, siswa diberikan tantangan membuat video bertema “Aku dan Sekolahku.”

Tema ini dipilih untuk mendorong siswa melihat potensi cerita di lingkungan terdekat mereka. Sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga ruang dengan banyak kisah yang layak diangkat.

Dalam praktik tersebut, suasana kelas berubah menjadi ruang kolaboratif. Siswa berbagi peran sebagai penulis konsep, talent, videografer, hingga editor sederhana. Mereka belajar bekerja dalam tim, menyusun ide, menentukan angle pengambilan gambar, hingga menyampaikan pesan dengan jelas.

Pendekatan ini menjadi salah satu kekuatan utama Effion Goes To School, karena memberikan pengalaman nyata tentang bagaimana sebuah konten diproduksi secara terstruktur.

Baca Juga : 6 Alasan Pelatihan Content Creator Dibutuhkan Sekolah dan Lembaga Publik

TESTIMONI WAKIL KEPALA SEKOLAH SMK TELKOM JAKARTA

Testimoni Wakil Kepala Sekolah  SMK TELKOM JAKARTA

Dukungan SMK Telkom Jakarta terhadap Program Effion Goes To School

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari jajaran manajemen SMK Telkom Jakarta. Wakil Sekolah Hubungan Industri SMK Telkom Jakarta, Adang Wihanda, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif tersebut.

“Program seperti ini sangat layak diadakan di era saat ini, ketika begitu banyak konten negatif yang dikonsumsi oleh anak-anak kita. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa mampu menghasilkan konten yang positif dan edukatif, yang bermanfaat bagi generasi sekarang serta relevan dengan dunia mereka.”

Menurutnya, pembekalan keterampilan digital kreatif menjadi bagian penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi dunia industri yang terus berkembang.

Kehadiran Effion Goes To School di SMK Telkom Jakarta dinilai dapat menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri kreatif digital yang semakin luas.

Testimoni Siswa SMK Telkom Jakarta

Testimoni Siswa SMK Telkom Jakarta

Testimoni Peserta di SMK Telkom Jakarta

Program ini tidak hanya memberikan wawasan teknis, tetapi juga berdampak pada kepercayaan diri dan motivasi siswa.

Adinda Jenny Curry mengungkapkan bahwa kegiatan ini membantunya lebih percaya diri berbicara di depan kamera.

“After joining this event, I feel like it really boosted my confidence, especially in speaking up. Now I feel much more confident in front of the camera, and I don’t think I’ll be scared to talk on camera anymore. This event was really informative, educational, and also really fun.”

Bysir Hafi menyampaikan bahwa program ini membuka pemahamannya mengenai proses pembuatan konten yang terstruktur.

“Saya jadi memahami bahwa dalam membuat konten itu ada prosesnya, tidak sekadar rekam dan upload. Pokoknya seru banget dan benar-benar worth it.”

Liviana menilai materi yang diberikan memberikan kejelasan arah yang sebelumnya belum ia dapatkan.

“Materinya benar-benar ‘daging’ dan tidak saya temukan di YouTube. Cara penyampaiannya juga mudah dipahami, jadi membuat saya semakin yakin untuk mulai melangkah.”

Sementara Viktor Dominikus menyoroti pentingnya pemahaman tahapan produksi secara menyeluruh.

“Melalui event ini, saya belajar teknik membuat konten secara lebih terstruktur, mulai dari pre-production, production, hingga post-production. Event ini sangat bermanfaat, terutama untuk Gen Z seperti saya yang ingin serius menjadi content creator.”

Testimoni tersebut menunjukkan bahwa pendekatan interaktif dalam Effion Goes To School mampu memberikan dampak langsung terhadap kesiapan siswa dalam memasuki dunia digital kreatif.

Komitmen Perluasan Effion Goes To School 2026

Kunjungan ke SMK Telkom Jakarta menjadi titik awal dari rangkaian Effion Goes To School 2026. Effion Creator School menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program ini di berbagai sekolah lainnya di Indonesia.

Program ini dirancang fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing institusi, baik dalam format seminar inspiratif, workshop praktik, hingga pendampingan lanjutan.

Melalui pendekatan ini, sekolah dapat:

  • Meningkatkan literasi digital siswa secara praktis

  • Membangun ekosistem kreatif internal

  • Mengoptimalkan potensi media sosial sekolah

  • Menumbuhkan rasa bangga siswa terhadap institusinya

  • Mempersiapkan siswa menghadapi peluang karier di industri kreatif digital

Effion percaya bahwa transformasi digital di lingkungan pendidikan perlu dimulai dari langkah konkret dan kolaboratif.

Undangan Kolaborasi Program Effion Goes To School untuk Sekolah di Indonesia

Melihat antusiasme dan dampak positif yang tercipta di SMK Telkom Jakarta, Effion Creator School membuka kesempatan bagi sekolah-sekolah lain yang ingin menghadirkan program Effion Goes To School.

Sekolah yang ingin mengarahkan minat siswa di bidang digital secara positif, membekali siswa dengan keterampilan content creator yang terstruktur, mengembangkan branding sekolah melalui konten kreatif, atau berdiskusi mengenai kebutuhan pelatihan digital di lingkungan pendidikan dapat langsung melakukan konsultasi bersama tim Effion Creator School.

Effion meyakini bahwa setiap sekolah memiliki potensi besar untuk melahirkan creator-creator muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga beretika dan bertanggung jawab.

Perubahan tidak harus dimulai dari langkah besar. Cukup dari satu kelas, satu angkatan, dan satu keputusan untuk membekali siswa dengan arah yang tepat melalui Effion Goes To School.

Effion Goes To School sebagai Investasi Jangka Panjang Sekolah

Di era digital, citra sekolah tidak hanya dibangun melalui brosur atau website, tetapi juga melalui konten yang dibuat dan disebarkan secara konsisten.

Sekolah yang memiliki ekosistem kreatif internal akan lebih mudah:

  • Meningkatkan engagement publik

  • Membangun branding positif

  • Menarik calon siswa baru

  • Menunjukkan aktivitas akademik dan non-akademik secara dinamis

Melalui Effion Goes To School, siswa dapat menjadi duta digital sekolahnya sendiri.

Konten yang mereka produksi bukan hanya tugas workshop, tetapi bisa berkembang menjadi portofolio pribadi sekaligus aset branding institusi.

Baca Juga :
Nggak Semua Content Creator Bisa Bangun Branding

Lakuin Ini Sebelum Kamu Ikut Kelas Content Creator!

5 Peran Content Creator yang Sering Diremehkan Brand

Pelatihan Digital Marketing Itu Bukan Buat Semua Orang, Ini Faktanya!

Previous article

Sekolah Masih Anggap Skill Content Creator Main-Main? Ini Faktanya!

Next article

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login/Sign up